Pemesanan : 0811-7231-093 | COD JABODETABEK, KARAWANG, MEDAN, SURABAYA, YOGYAKARTA, BANDAR LAMPUNG

Perlukah Vaksin Kanker Serviks Untuk Virus HPV

Salah satu penyakit pembunuh utama kaum wanita adalah penyakit kanker serviks selain kanker payudara. Kanker yang tumbuh di alat kelamin wanita ini dapat muncul akibat aktivitas seksual dan dapat menular. Oleh karena itu vaksin kanker serviks untuk melawan virus HPV yang menyebabkan tumbuhnya sel kanker serviks saat ini semakin gencar dilakukan.

vaksin kanker serviksSemua perempuan yang memiliki usia 11 sampai 15 tahun ditawarkan untuk menjalani vaksinasi dari virus HPV (Human Papilloma Virus) dan sudah masuk ke dalam program pemerintah. Vaksin dari virus HPV ini dapat melindungi perempuan dari penyakit kanker serviks dan penyakit degeneratif lainnya.

Pemberian vaksin HPV ini disosialisasikan melalui sekolah sekolah dengan menyuntikkan vaksin pada lengan  sebanyak dua kali dengan jeda antara 6 sampai 12 bulan dan tidak lebih dari 24 bulan. Virus HPV merupakan famili virus HIV yang membuat daya tahan tubuh menurun.

Perbedaannya HPV hampir tidak menimbulkan gejala pada penderitanya dan tingkat kematian yang rendah. Virus ini dapat menyebabkan pertumbuhan sel abnormal terjadi dalam tubuh seseorang seperti muncul kutil, atau mata ikan dan jenis HPV yang lain dapat menyebabkan penyakit kanker serviks dengan resiko tinggi, karena 99% kasus kanker serviks disebabkan oleh virus ini.

Virus HPV ini ada lebih dari 100 jenis dengan 40% diantaranya dapat menyebabkan gangguan pada area genital perempuan maupun laki laki. Infeksi akibat virus HPV tertentu dapat menyebabkan tumbuhnya jaringan abnormal dan gangguan metabolisme sel yang dapat menyebabkan kanker serviks.

Baca juga : Penjelasan Mengenai Pap Smear

Mengapa Vaksin Kanker Serviks Diperlukan?

Vaksin merupakan virus yang telah dilemahkan lalu disuntikkan ke dalam tubuh sehingga sistem kekebalan tubuh pada manusia dapat melawannya dan membentuk anti bodi sehingga kebal dari infeksi HPV selanjutnya. Namun tidak berarti 100% infeksi HPV dapat dicegah setelah pemberian vaksin.

Oleh karena itu pemberian vaksin sejak dini pada perempuan usia muda sangat baik dilakukan karena sistem kekebalan tubuhnya masih baik dan dapat dengan cepat membentuk anti bodi virus HPV. Sehingga di kemudian hari tubuhnya akan kebal terhadap infeksi virus HPV ini, terutama yang akan menikah karena dapat menular melalui aktivitas seksual.

Dari sebagian kasus mungkin perempuan yang tidak divaksin dapat kebal dari virus HPV karena sistem kekebalah tubuhnya kuat untuk menghilangkan infeksi. Namun banyak juga yang infeksinya berlanjut dan menyebabkan masalah kesehatan.

Vaksin HPV ini dapat melindungi selama sekitar 10 tahun dari studi dan penelitian terhadap vaksin yang telah dilakukan, tentunya para ahli terus berusaha mengembangkan perlindungan ini dapat bertahan lebih lama lagi. Bagi wanita yang belum melakukan vaksin kanker serviks di atas usia 15 tahun maka harus divaksin sebanyak 3 kali untuk memperkuat antibodi dalam sistem kekebalan tubuhnya.

Itulah penjelasan tentang vaksin kanker serviks yang bertujuan untuk mencegah infeksi yang disebabkan oleh virus HPV yang dapat menimbulkan gangguan sel abnormal di dalam alat genital. Pemberian vaksin ini hanya dapat dilakukan pada saat kondisi tubuh sehat dan belum  pernah terkena kanker serviks.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.