Pemesanan : 0811-7231-093 | COD JABODETABEK, KARAWANG, MEDAN, SURABAYA, YOGYAKARTA, BANDAR LAMPUNG

Pengaruh Miom Terhadap Kehamilan Yang Perlu Diketahui

Penyakit Miom

Mengalami suatu penyakit tentunya sangat tidak nyaman bagi tubuh, apa lagi terjadi pada saat kehamilan. Kondisi tubuh pada saat kehamilan memang sangat rentan untuk terserang penyakit, dan penyakit tersebut dapat berdampak tidak baik bagi kesehatan janin, seperti salah satunya penyakit miom. Miom memang bukan suatu penyakit yang ganas namun kita harus tetap memberikan perhatian lebih terhadap kesembuhan dari penyakit ini. Untuk kita pada artikel ini akan dibahas mengenai pengaruh penyakit miom terhadap kehamilan yang perlu anda ketahui.

Penyakit miom sudah banyak diketahui oleh masyarakat khususnya oleh kaum wanita. Miom merupakan benjolan berupa tumor yang terdapat pada dinding rahim, namun bersifat jinak. Miom terbentuk dari sel sel abnormal yang kemudian membentuk suatu jaringan tumor pada dinding rahim. Biasanya miom berukuran sebesar anggur, namun dapat berkembang menjadi lebih besar lagi jika tidak ditangani dengan cepat.

Yang membuat penanganan penyakit miom ini terlihat sulit dikarenakan pada saat miom ini tumbuh di dalam dinding rahim sering tidak menimbulkan gejala gejala yang signifikan. Biasanya baru akan terasa setelah miom berkembang lebih besar lagi. Oleh karena itu tidak asing bagi sebagian wanita yang menemukan miom pada saat kehamilannya ketika melakukan USG. Agar lebih mudah untuk menyadari keberadaan miom pada rahim anda, maka ketahui gejala gejala miom berikut ini :

  • Terasa nyeri pada bagian perut ataupun pinggul
  • Terasa nyeri pada saat melakukan hubungan suami istri
  • Pada bagian perut terasa penuh dan berat
  • Pada bagian sekitar panggil terasa tidak nyaman
  • Haid yang tidak teratur dengan mengalami pendarahan yang lebih lama dan banyak
  • Pendarahan pada saat haid akan menimbulkan gejala anemia
  • Mengalami masalah buang air besar dan air kecil

Baca juga mengenai GEJALA AWAL MIOM

Pengaruh Penyakit Miom Terhadap Kehamilan

Penyakit miom memang sangat berpengaruh terhadap kehamilan, pasalnya penyakit ini dapat tumbuh pada rahim. Apabila penyakit miom ini tumbuh pada leher rahim hal ini dapat mengurangi proses terjadinya pembuahan, mengapa demikian? Karena miom yang tumbuh pada leher rahim dapat mempersempit ruang bagi sperma untuk masuk ke rahim, sehingga persentase pembuahan pun akan berkurang dan hal ini dapat menghambat proses kehamilan.

Sedangkan jika miom tumbuh pada dinding rahim hal ini membuat penanaman ataupun implantasi sel telur oleh sperma yang terjadi pada dinding rahim akan terhambat dengan adanya miom tersebut. Dengan kata lain penyakit miom sangat berpengaruh terhadap proses kehamilan. Untuk miom yang baru tumbuh setelah anda mengalami kehamilan dapat berdampak buruk seperti resiko terjadinya keguguran. Miom yang bertumbuh pada dinding rahim dapat menganggu proses pertumbuhan janin yang menempel pada dinding rahim. Miom dapat menghambat asupan makanan bagi janin, sehingga janin akan kekurangan gizi dan nutrisi yang pada akhirnya dapat menyebabkan kematian pada janin.

Mencegah penyakit miom

Meskipun miom bukan merupakan penyakit yang ganas, namun tetap harus diwaspadai karena dapat berdampak buruk bagi kehamilan, untuk itu harus ada upaya untuk dilakukannya pencegahan. Pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan pola hidup serta pola makan yang sehat, seperti selalu menjaga kebersihan organ intim, menerapkan pola makan dengan gizi dan nutirisi yang seimbang, menghindari stres, serta berolahraga.

Baca juga artikel penting mengenai obat herbal miom.

Itulah pembahasan sekilas mengenai hubungan miom dengan kehamilan yang harus anda ketahui, sehingga anda dapat menghindarinya. Semoga artikel ini dapat memberikan wawasan baru kepada anda tentang penyakit miom.

Source : www.nutriclub.co.id

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.