Pemesanan : 0811-7231-093 | COD JABODETABEK, KARAWANG, MEDAN, SURABAYA, YOGYAKARTA, BANDAR LAMPUNG

8 Cara Pencegahan Penyakit Stroke Yang Bisa Dilakukan

Seiring dengan bertambahnya usia maka akan membuat kita lebih rentan untuk terkena serangan stroke. Untuk itu kita harus tahu faktor risiko apa yang meningkatkan seseorang terkena stroke, dan kita harus mulai melakukan langkah langkah pencegahan penyakit stroke sebelum terlambat.

Berikut ini adalah cara-cara untuk mencegah penyakit stroke yang bisa Anda lakukan.

1. Menjaga tekanan darah

Pencegahan StrokeFaktor risiko terbesar untuk serangan stroke adalah memiliki tekanan darah tinggi. Hipertensi yang tidak diatasi akan menaikan risiko terkena stroke 2 hingga 4 kali lipat. Menurut Dr. Natalia Rost, seorang professor ahli neurologi dari Harvard Medical School, tekanan darah tinggi adalah penyumbang terbesar terhadap serangan stroke pada pria dan wanita.

Cara mengontrol tekanan darah adalah dengan:

  • Tidak mengkonsumsi garam lebih dari 1.500 miligram per hari (sekitar setengah sendok teh).
  • Hindari makanan tinggi kolesterol, seperti burger, hotdog, keju, dan es krim.
  • Makanlah buah-buahan dan sayuran setiap hari.
  • Konsumsi ikan dua sampai tiga kali seminggu.
  • Konsumsi biji-bijian dan susu rendah lemak.
  • Lakukan aktivitas fisik secara rutin (olahraga), kurang lebih 30 menit setiap hari.
  • Jika diperlukan, bisa minum obat tekanan darah tinggi.

2. Menjaga berat badan tetap normal

Kelebihan berat badan bisa menyebabkan tekanan darah tinggi dan diabetes, yang mana bisa berkembang menjadi serangan stroke. Jika Anda kelebihan berat badan, mulai lakukan sesuatu untuk menurunkan berat badan caranya dengan:

  • Kurangi porsi makan Anda dari biasanya, secara perlahan-lahan. Intinya setiap kalori yang masuk melalui tubuh harus lebih sedikit dari kalori yang dipakai oleh tubuh.
  • Rutin melakukan aktivitas fisik seperti olahraga.

Pelajari Lebih Lanjut : Pantangan Makanan Untuk Penderita Stroke

3. Mulai Berolahraga

Aktivitas fisik secara rutin sangat baik dalam menurunkan berat badan dan menurunkan tekanan darah tinggi, tetapi juga merupakan faktor pencegah stroke yang penting. Setidaknya lakukan olahraga dengan intensitas sedang sekitar 5 kali dalam seminggu.

Aktivitas fisik yang dapat Anda lakukan:

  • Berjalan-jalan di sekitar lingkungan Anda setiap pagi setelah sarapan.
  • Angkat beban dengan intensitas sedang di tempat kebugaran.
  • Pilih naik tangga daripada naik lift jika memungkinkan.
  • Lakukan aktivitas fisik sekitar 30 menit secara rutin dan Anda dapat membaginya menjadi beberapa sesi sehari.

Yang perlu diperhatikan dalam berolahraga, adalah untuk berhenti ketika Anda sudah terengah-engah, tapi Anda masih bisa bicara. Jangan terlalu memforsir kegiaatan olahraga Anda.

4. Batasi Alkohol

Batasi asupan alkohol perhari. Jumlah asupan alkohol yang tepat dapat menurunkan risiko stroke. Namun jika berlebihan malah membahayakan dan dapat menyebabkan serangan stroke dan penyakit lainnya. Pilihan alkohol terbaik adalah wine, karena mengandung resveratrol, yang diduga dapat melindungi jantung dan otak.

5. Waspada Fibrilasi atrial

Fibrilasi atrial merupakan jenis aritmia yang paling umum, yakni denyut jantung yang tidak teratur yang menyebabkan gumpalan terbentuk dalam pembuluh darah jantung. Dimana gumpalan ini dapat melakukan perjalanan ke otak, sehingga terjadi serangan stroke. Jika Anda mengalami Fibrilasi atrial maka Anda memiliki risiko yang sangat serius untuk terkena serangan stroke.

Baca Juga : Obat Herbal Untuk Stroke Ringan dan Berat

6. Kontrol Gula Darah

Gula darah tinggi dapat merusak pembuluh darah mikro, yang meningkatkan kemungkinan terjadinya gumpalan pembuluh darah lebih mungkin terjadi. Pastikan untuk selalu memonitor kadar gula darah Anda seperti yang diarahkan oleh dokter Anda.

7. Berhenti merokok

Merokok mempercepat pengentalan darah, dan meningkatkan jumlah penumpukan plak di pembuluh darah arteri. Selain dengan pengaturan pola makan dan olahraga secara rutin, berhenti merokok adalah salah satu perubahan gaya hidup yang akan sangat membantu untuk pencegahan penyakit stroke.

Lihat Juga : Hubungan Merokok dengan Kanker Paru Paru

8. Hindari Stres Berlebih

Menurut sebuah studi tahun 2008 yang diterbitkan dalam jurnal Neurology, semakin Anda stres, semakin besar risiko Anda untuk mengalami serangan stroke. Para peneliti menemukan bahwa untuk setiap tekanan psikologi yang mempengaruhi tingkat kebahagiaan, sangat berpengarung dengan risko terkena stroke. Oleh karenanya sebisa mungkin hindari stres berlebih, jika Anda tidak bisa menghilangkan stres karena suatu masalah, ada baiknya untuk konsultasi dengan pakarnya.

Itulah cara cara pencegahan stroke yang bisa kita lakukan. Umumnya cara ini berhubungan dengan perubahan gaya hidup, meski tidak mudah untuk dilakukan. Namun dengan tekad yang kuat niscaya secara perlahan Anda semua bisa menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.